Thursday, December 3, 2015

Beberapa Waktu Lalu Pemerintah Turki Sempat Blokir Twitter dan Facebook, Apa Alasannya ?

Facebook dan Twitter di Blokkir di Turki

Berita Facebook - Facebook (FB), tentunya anda sudah tidak asing dengan jejaring sosial yang satu ini karena memang saat ini Facebook (FB) adalah sosial media yang paling laris di dunia, hal itu dibuktikan dengan jumlah pengguna aktifnya hingga saat ini mencapai puluhan juta.

Namun jejaring sosial Facebook (FB) dan twitter beberapa waktu lalu mendadak sempat tidak bisa di akses di negara Turki. Hal itu ternyata dilakukan oleh pemerintah Turki yang memang memberikan pembatasan pemberitaan terkait kasus teror yang terjadi di Ankara beberapa waktu lalu.

Badan Pengawas Media Turki  yakni RTUK  telah melarang seluruh penyiaran tentang gambar dari serangan bom yang terjadi di Ankara tersebut. Juru bicara pemerintahan Turki melarang untuk mengunggah maupun memposting foto yang memperlihatkan korban dari serangan bom tersebut yang dapat membuat kepanikan dan ketakutan dari masyarakat sekitar.
Beberapa Waktu Lalu Pemerintah Turki Sempat Blokir Twitter dan Facebook, Apa Alasannya ?


Selain itu, para awak media juga dilarang keras oleh pemerintah Turki untuk menyiarkan mengenai korban tragedi yang mengakibatkan banyak korban berjatuhan.

Alasan Facebook dan Twitter di Blokir Sementara di Turki

Penyataan dari RUTK tersebut dikeluarkan dari situs resmi miliknya yang didalamnya menjelaskan jika Perdana Menteri Turki telah melarang keras penayangan berita terkait serangan Bom tersebut untuk sementara waktu yang terjadi beberapa waktu lalu.

Belakangan ini, pemerintah Turki memang memperlakukan larangan penyiaran untuk media, dan hal itu ternyata mendapat banyak protes dari masyarakat sekitar serta mendapat juga kritik tidak sedap dari dunia Internasional yang kurang setuju dengan kebijakan tersebut.

Dan bahkan tidak hanya siaran berita saja, beberapa waktu lalu masyarakat Turki juga melaporkan jika sosial media Twitter dan Facebook (FB) juga tidak bisa diakses melalui beberapa jaringan telekomunikasi yang berada di negara Turki seperti Turkcell seta TTNET, keduanya tidak bisa mengakses Facebook saat ada tragedi teror Bom tersebut.

Seorang wartawan lokal yakni Emre Peker, mengungkapkan dalam akun pribadinya di Twitter tidak mengakses jejaring sosial tersebut jika menggunakan jaringan TTNETAS maupun Turkcell di Turki beberapa waktu lalu. Sebenarnya tidak ada alarangan dari Pengawas Tekomunikasi Turki namun situs tersebut tidak bisa di buka pada waktu itu.

Dengan tindakannya melakukan pemblokiran tersebut, pemerintah Turki mendapat banyak aksi kecamatan dari berbagai kalangan. Saat ditemui wartawan beberapa waktu lalu, Menteri Dalam Negeri Turki yakni Selami Altinok menolak untuk mengundurkan diri terkait peristiwa teror bom tersebut karena tidak adanya pengamanan dalam aksi damai tersebut.

Baca juga : http://www.newsth.com/bintang/

Tragedi pengeboman ini terjadi pada tanggal 10 Oktober 2015 lalu, pelaku melakukan pengoboman tersebut di stasiun kereta api di Ankara sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Dari kejadian terseut, setidaknya ada sekitar 95 korban tewas dan 400 orang lainnya luka-luka dalam insiden yang mnengerikan di Turki tersebut.


Serangan yang terjadi beberapa waktu lalu disebutkan sebagai serangan paling mematikan di Ibukota Turki dalam sejarah dari negara Turki ini. Saat kejadian ada sekitar 14.000 orang yang berada di kawasan tersebut, tepatnya berada di dekat lokasi aksi damai kelompok yang menuntut diakhirinya konflik berdara antara separatis Kurdi, Partai Pekerja Turki, dengan tentara pemerintahan Turki.

Namun untuk pemblokiran Facebook dan Twitter hanya bersifat sementara saja. dan saat ini sudah bisa digunakan lagi seperti biasa.

No comments:

Post a Comment